
GenPI.co - Belum lama ini sebuah cuitan tentang menikah sederhana di KUA menjadi viral di media sosial. Akun Twitter @odongpejjj pertama kali mengunggah soal ini.
Ia menjelaskan jika pernikahannya gratis karena dilakukan di KUA bahkan ia juga berfoto bersama istrinya dengan latar pohon pisang.
Melihat berbagai tanggapan yang pro maupun kontra, acara pernikahan memang perlu dipertimbangkan dengan matang karena hal ini menjadi acara yang melibatkan dua keluarga.
BACA JUGA: Penting Buat Calon Pengantin, Hukum Menikah Tanpa Diketahui Orang Tua
Berikut ini ada 3 hal penting yang wajib diperhatikan sebelum memilih konsep pernikahan seperti siaran pers penerbit Cabaca yang diterima GenPI.co.
1. Keadaan Psikologis
Keinginan menikah tentu sebaiknya hadir karena keinginan sendiri dan pasangan, bukan karena desakan orang tua bahkan orang-orang sekitar.
BACA JUGA: Jangan Terlalu Lama, Ini Waktu Ideal dari Lamaran ke Pernikahan
Keputusan menikah juga perlu mempertimbangkan kesiapan diri sendiri, kesiapan mental, hingga keadaan keluarga, apakah keluarga menyetujui, apakah memungkinkan jika pernikahan dilakukan dalam waktu dekat, dan lainnya.
2. Mempertimbangkan Keinginan Diri Sendiri dan Pasangan
Calon pengantin perlu mempertimbangkan keinginan diri mereka sebagai orang yang mengadakan acara, apakah ingin dilakukan secara sederhana atau diadakan secara meriah.
BACA JUGA: Unik, Calon Mempelai Gelar Lamaran Nikahan Secara Virtual
Calon pengantin juga dapat berdiskusi dengan kedua keluarga dan keinginan mereka dalam mengadakan acara sebab tak dapat dipungkiri, latar belakang sosial budaya dalam hal ini amat menentukan, misal apakah perlu mengadakan pernikahan secara adat atau bisa di KUA saja.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News