
Menurut Gus Baha, itu merupakan salah satu perumpamaan tentang menjadi bodoh itu berkah pada situasi tertentu.
"Selain itu, ternyata ada penjelasan hadis tentang hal tersebut," kata Gus Baha.
Gus Baha menilai, dalam memaknai hadis tersebut, arti bodoh di sini, yakni orang-orang bodoh dalam urusan duniawi.
BACA JUGA: 3 Zodiak Pekerja Keras, Tapi Mereka Malah Susah Kaya
"Kalau urusan akhirat terutama urusan agama kita harus pintar, karena memahami perintah dan larangan itu harus dengan penalaran dan bimbingan yang Panjang," beber Gus Baha.
Saat seseorang pintar dalam urusan duniawi, tetapi bodoh dalam urusan agama, maka itu merupakan sesuatu yang salah.
BACA JUGA: Amalan Gus Baha: Doa Malam 1 Muharam, Dahsyat Penuh Karomah
"Allah maha mengetahui setiap tindakan dan kemampuan kita, jadi lebih baik bodoh dalam urusan duniawi, tetapi pintar dalam urusan agama," ungkap Gus Baha
Mengejar akhirat, tapi sibuk mengejar duniawi, itu termasuk perbuatan bodoh yang salah.
BACA JUGA: Kajian Buya Yahya: Hukum Anak Menolak Dijodohkan Orang Tuanya
"Perbuatan tersebut juga memang akan membuat kita celaka dikemudian kelak," kata Gus Baha.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News