
Pasalnya, para wisatawan harus menempuh jarak dari pusat kota Banda Aceh ke lokasi hingga 15 jam. 13 jam perjalanan darat dua jam perjalana laut.
Waktu yang pas menikmati hangatnya pasir pantai Baby Island adalah pukul 12.00 WIB. Jika telat beberapa jam dipastikan akan kehilangan momentum keberadaan pulau itu karena kembali tenggelam.
BACA JUGA: Isi Libur Akhir Tahun dengan 4 Kegiatan Menyenangkan di Jakarta
Berada di Baby Island pada wisatawan dapat berswafoto dengan background birunya lautan yang berdampingan dengan pulau-pulau lainya disekitarnya, seperti Pulau Palambak, Pulau Rangik, dan Pulau Panjang.
Memang keberadaan Baby Island cukup fenomenal. Pasalanya, sempat menghilangan setelah serambi Mekah tersebut luluh lantah di hantam bencana Tsunami tahun 2004.
Beragam pepohonan yang ada di pulau tersebut pun seakan hilang tak membekas bersama daratannya.
Namun, periode 2014 Baby Island kembali menampakkan jati dirinya. Namun, kali ini hanya menyajikan dataran pasir.
Kehadiran pulau tersebut setiap harinya pun dapat di tandai dengan adanya kelompok burung-burung camar yang singgah untuk beristirahat ataupun mencari makan disekitarnya. (*)
Video seru hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News