
“Mungkin karena tiket masuk ke tempat ini relatif terjangkau, makanya tempat ini jadi jadi favorit banyak orang. Setiap orang dikenakan retribusi Rp 25ribu,” ujar Irma.
Di tengah-tengah pepohonan itu, ada sebuah bangunan masjid. Seperti kebanyakan bangunan yang ada di situ, masjid tersebut menggunakan material kayu. Ada juga sebuah jembatan gantung yang cocok dijadikan latar foto.
“Yang membuat unik karena bangunan di sini terbuat dari kayu. Ini yang membuat beda dengan tempat wisata lainnya,” Irma menambahkan.
Obyek yang tak boleh dilewatkan jika mengunjungi tempat ini adalah menara pandang. Dari ketinggian, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan hutan bakau yang hijau royo-royo. Sementara lautan luas membentang membuat panorama yang disuguhkan semakin indah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News