
Bambang mengatakan bahwa Dharmasraya sudah ada sejak tahun 900-an masehi sebagai sebuah kota kuno yang telah mengenal sistem pemerintahan, tulisan, dan melakukan perdagangan internasional. Pada penggalian di Dharmasraya, para Arkeolog bahkan menemukan prasasti Bandar Bapahat yang menggunakan bahasa Tamil. Bahasa ini dipergunakan oleh para pedagang dari india selatan dan pulau Srilanka. Keberadaan prasasti berbahasa Tamil membuktikan bahwa Dharmasraya telah masuk dalam jaringan perdagangan internasional sehingga terdapat pedagang asing yang tinggal disana.
Hal itu mungkin yang membuat Penguasa Kerajaan Melayu memutuskan untuk memindahkan pusat kerajaan kesana.
Dengan kekuasaan seluas itu maka tidak mengherankan bila Singasari berusaha mengajak Dharmasraya membentuk aliansi untuk membendung kekuatan kekaisaran China melalui misi diplomatik Ekspedisi Pamalayu.
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News