
UPO di Sawahlunto ini merupakan satu-satunya tambang batubara bawah tanah di Indonesia.
Lebih dari itu, situs ini juga disebut-sebut mirip dengan Major Mining Sites of Wallonia di Belgia.
Situs ini juga dinilai memiliki kesamaan dalam infrastruktur pertambangan dan perekrutan tenaga kerja.
BACA JUGA: Jangan Kaget, Misteri di Balik Pesona Situs Megalitik Khulutiyauw
Sebagai situs tambang batu bara, Sawahlunto memiliki infrastruktur yang lengkap dan utuh dalam perencanaan dan struktur perkotaan, pengaruh gaya arsitektur, bentuk lahan, dan budaya.
Berdasarkan International Collieries Studies (ICOMOS), Sawahlunto memenuhi kategori kompleks tambang batu bara besar seperti Chatterley-Whitfield Colliery, Inggris dan Zollern 2-4 Colliery, Jerman.
BACA JUGA: Situs Resmi KPU Diretas Bergambar Anime
Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto tersebut ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada Sidang Komite Warisan Dunia ke-32 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada 30 Juni-10 Juli 2019.
Penetapan itu pun menjadi momentum penting untuk meningkatkan kelestarian dan juga pemanfaatan situs sejarah tersebut. (*)
Video viral hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News