
"Cukup menggunakan smartphone, setiap pasien sudah bisa menghubungi dokter sesuai keinginan dan mengetahui diagnosis secara otomatis dari sistem," jelasnya.
Sayangnya, untuk saat ini pasien yang bisa mengakses fitur deteksi penyakit melalui suara batuk ini hanya pengguna smartphone merek Apple dan Samsung.
"Teknologi ini sudah teruji keakuratannya. Saat menggunakan fitur diagnosis suara batuk perlu berada di ruangan sangat sunyi, agar hasilnya maksimal dan lebih mudah didiagnosis oleh dokter," jelasnya. (*)
BACA JUGA: Kasus Perdagangan Anak di Bogor Melalui Aplikasi MiChat
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News