
Karena merasa sangat terbatas, bakat dagangnya pun kembali muncul.
Namun dia tak memiliki modal. Upaya yang dilakukannya adalah mendatangi tiga toko pakaian yang ada dekat kampus.
Dia minta izin mengambil foto pakaian di toko, dan kemudian menawarkan ke rekan-rekannya.
BACA JUGA: Tak Sengaja, Haswadi Buat Kafe Berkonsep Pedesaan di Tengah Kota
Dari sini, dagangan pakaiannya mulai meningkat. Ketika itu pada tahun 2012.
“Modal nekat,” ujar Vita, dilansir dari YouTube Kisah Tanpa Batas.
BACA JUGA: Kuli Bangunan Jadi Pebisnis Sukses Kini Punya Banyak Toko Roti
Untuk memperluas jaringan pemasarannya, dia pun bergabung dengan toko online dan didukung dengan penawaran lewat Instagram.
Pada pertengahan 2014, dia yang masih indekos di Solo mulai melakukan stok pakaian yang dijual.
BACA JUGA: Dari Bakmi Jadi Pebisnis Banyak Usaha, Kini Jevon Sultan PIK, Wow
Di akhir 2014, dia menambah satu kamar lagi untuk menyimpan stok barang. Kamar tersebut makin dipadati pakaian.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News