
GenPI.co - Penggawa Lechia Gdanks Egy Maulana Vikri mengaku nyaris ditangkap polisi Polandia karena melanggar lockdown saat pandemi virus corona (covid-19).
Peristiwa itu terjadi ketika Egy menjalani latihan lari sesuai program yang diberikan pelatih.
BACA JUGA: Usia Cuma Angka, Nenek 70 Tahun Bodinya Mirip Remaja
Egy menjelaskan, saat itu situasi di jalanan sangat sepi. Nyaris tidak ada orang di jalan.
“Saya bertemu dengan polisi dan hampir ditangkap,” kata Egy dalam bincang santai dengan Menpora Zainudin Amali, Minggu (10/5).
Egy lantas ditanya alasan dirinya tetap berlari di tengah lockdown. Egy pun memilih mengalah.
“Saya bilang “Oke, ini terakhir kali saya lari”,” sambung Egy.
Beruntung Egy mendapatkan pengampunan dari polisi. Gelandang kidal itu tidak ditangkap.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News