
"Kekalahan dari Bahrain memang mengecewakan. Namun ini tentang bagaimana kami merespons setelah itu," kata pelatih timnas Australia Graham Arnold dikutip dari Antara, Selasa (10/9).
Kurang lebih satu hari setelah kekalahan itu, pada Jumat (6/9) Australia langsung bertolak ke Jakarta dan tiba sekitar pukul 16.30 WIB.
Mereka 'mencuri' start persiapan lebih dulu dari tuan rumah yang baru menyelesaikan laganya pada Jumat sekitar pukul 03.00 dini hari WIB.
BACA JUGA: Jokowi Dikabarkan Bakal Tonton Laga Timnas Indonesia vs Australia
Bek tengah Australia Alessandro Circati memaparkan persiapan timnya sudah sangat matang, baik dari strategi dan adaptasi cuaca, dan siap membungkam puluhan ribu suporter Garuda yang akan memenuhi SUGBK.
"Kami siap untuk pertandingan nanti. Kami memiliki dua sesi latihan dengan kualitas tinggi. Kami mulai terbiasa dengan semuanya termasuk soal cuaca Indonesia yang panas dan lembab," tutur Circati.
BACA JUGA: Shin Tae Yong: Tidak Mudah Lawan Australia untuk Timnas Indonesia
Pemain yang merumput bersama Parma di Serie A Italia itu sudah menganalisis kekuatan Indonesia yang dihuni banyak pemain cepat yang sangat berbahaya.
Kata dia, anak-anak Socceroos tinggal menjalankan strategi dari Arnold untuk membuat Indonesia bermain tidak nyaman dan melakukan kesalahan-kesalahan sendiri di laga kandangnya.
BACA JUGA: Jelang Timnas Indonesia vs Australia, Justin Hubner Sudah Tak Sabar
"Kami akan terus mencari ruang, menyeret mereka keluar dari strategi lalu mengarahkannya ke ruang di mana mereka tidak bisa bermain nyaman," ujar Circati.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News