
GenPI.co - Pelatih ganda putri Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian meminta maaf setelah mengucapkan hitam dan putih kepada pemain Malaysia.
Eng Hian dituduh telah bertindak tidak sopan saat mendampingi Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Putri melawan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, Kamis (25/10).
Hal ini terkait pada pernyataan Eng Hian saat berdiskusi dengan pemain di sela-sela pertandingan, dia merujuk Thinaah dan Tan dengan sebutan hitam dan putih.
Had to post this since I guess everyone wonder what is hitam putih right? For Malaysian, colors are very sensitive yaaaa tetangga. We demand apologies from coach? Naahhh benda tu x payah mintak, if they willing dorang boleh je buat without us asking. #FrenchOpen2022 pic.twitter.com/cf4Mc7SvyT
— Official Shah (@shahaidin) October 28, 2022
BACA JUGA: Eng Hian Beri Peringatan, Apriyani/Fadia Tak Bisa Santai
"Yang hitam (Thinaah), satu berani untuk antisipasi di depan, kalau yang putih (Tan) taruh, jaga setengahnya, lalu mengangkat (bola) panjang-panjang," kata Eng Hian kepada Ana/Tiwi.
BACA JUGA: Apriyani/Fadia ke Final Saat Cedera, Eng Hian Beri Pesan Berkelas
Perkataan Eng Hian pun menuai kontroversi, terutama fans Malaysia yang merasa tersinggung dengan ucapan yang dianggap rasis.
Sebagai informasi, isu rasis tersebut memang sangat sensitif di Malaysia, sehingga penyebutan seseorang dengan warna kulit dianggap tidak baik.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News