
"Selain melanggar aturan J League, kami menyadari insiden ini dapat menyebabkan keterlibatan dalam pengaturan pertandingan dan perjudian ilegal," tulis Tokyo Verdy.
Lebih lanjut, Tokyo Verdy menegaskan bahwa meskipun orang yang melakukannya tidak memiliki maksud tertentu, tindakan tersebut tetap bisa mengancam intergritas kompetisi.
Dengan teguran dan sanksi tersebut, Tokyo Verdy berharap kejadian serupa tidak akan terulang dikemudian hari.(*)
BACA JUGA: Ternyata Pratama Arhan Dapat Dukungan dari Jepang Saat Bungkam Curacao
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News