
GenPI.co - Tahun 2019 ini, menjadi akhir dari event Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis yang diselenggarakan oleh PB Djarum. Keputusan itu diambil pihak PB Djarum setelah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan bahwa ajang tersebut mengeksploitasi anak.
Bakat-bakat anak dalam bidang olah raga bulutangkis, sebagaimana klaim KPAI, dimanfaatkan untuk mempromosikan merek Djarum yang identik sbagai produk rokok.
Terlepas dari berbagai tudingan negatif tentang PB Djarum, yayasan tersebut telah mencetak banyak atlet berbakat untuk mengharumkan nama Indonesia. Sejak tahun 1969 hingga saat ini tedapat 11 atlet bulutangkis jebolan PB Djarum yang berprestasi di kancah olimpiade internasional dan disegani dunia.
Baca juga:
Pasca Pengumuman PB Djarum, Hadir Petisi Agar Audisi Umum Kembali
Paksa PB Djarum Stop Audisi Umum, Akun Medsos KPAI Dihujat Netter
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News