
GenPI.co - Penyelenggara ajang balap Grand Prix, Dorna Sports memberikan pesan menohok terhadap Suzuki yang dikabarkan ingin hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2022.
Belakangan ini, pabrikan motor asal Jepang, Suzuki diisukan akan keluar dari MotoGP pada akhir musim ini meskipun masih terikat kontrak dengan Dorna Sports hingga 2026.
Menanggapi hal tersebut, Dorna Sports langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang berisi tentang sanksi yang akan diberikan jika terjadi pembatalan kontrak secara sepihak.
BACA JUGA: Tiru The Power of Emak-emak, Espargaro ke Podium MotoGP Portugal
Melansir dari laman resmi MotoGP pada Selasa (3/4), Suzuki bisa keluar hanya jika terdapat kesepakatan dari dua belah pihak dan harus membayarkan kompensasinya.
"Jika Suzuki keluar dengan mengikuti kesepakatan dari kedua belah pihak, Dorna akan menentukan ulang jumlah ideal dari pembalap dan tim yang akan bersaing di MotoGP 2023," tulis pernyataan resmi Dorna Sports.
BACA JUGA: Cerita Jurnalis MotoGP yang Butuh Bantuan Rara Istiati Wulandari
Tidak hanya itu, Dorna Sport secara tersirat menyatakan bahwa mereka tidak akan rugi jika Suzuki memutuskan keluar lantaran mereka masih memiliki banyak tim lain minat yang beharap bisa berlaga di sana.
"Dorna terus menerima tawaran tinggi dari sejumlah pabrikan resmi dan tim independen yang mau bergabung di MotoGP," tulis pernyataan resmi Dorna Sport.
BACA JUGA: Takjub Valentino Rossi Comeback, MotoGP Langsung Beri Sambutan
Bahkan, untuk menegaskan hal tersebut, Dorna menyebut bahwa telah mengonfirmasi sejumlah peminat yang akan mengisi tempat Suzuki dalam waktu dekat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News