
Bahkan, dia sampai harus menutup diri hingga 6 bulan, sebelum akhirnya berani untuk berinteraksi dengan orang lain lagi.
BACA JUGA: Lagu 12 Tahun Terindah, Liriknya Ditulis Saat BCL Galau
Beberapa kali Unge memang terlihat mengisi acara tak lama setelah suaminya meninggal. Namun, hal itu dilakukan sebagai bentuk profesionalitas semata.
“Emang (gue) kayak robot aja si (di situ),” kata dia.
Unge bersyukur, hal itu tidak berlarut-larut. Pandemi yang merebak di Indonesia membuat panggung-panggung musik ditunda, begitu pula dengan jadwal BCL.
Dia lantas memanfaatkan waktu tersebut untuk fokus menyembuhkan diri.
Unge lantas mengikuti terapi self healing untuk membantu proses menyembuhkan diri sendiri pascakehilangan suaminya.
Pada masa-masa awal tersebut, hari-hari Unge selalu diisi tangisan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News