
GenPI.co - Beberapa orang menganggap kasus terorisme bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri merupakan hanya rekayasa.
Menanggapi banyak pernyataan itu, Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengecam tuduhan tersebut.
BACA JUGA: Mencengangkan, Mendadak Ketua Komnas HAM Beber Fakta Polri di DPR
"Banyaknya tuduhan adanya rekayasa keterlaluan. Itu pemikiran yang ngawur! Mana mungkin teror bisa rekayasa," ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan dalam keterangannya, Selasa (6/4/2021) kemarin.
Edi meminta sejumlah pihak untuk tidak menyampaikan informasi yang menyesatkan karena dapat membingungkan masyarakat.
"Semua bukti sangat jelas. Korbannya dan peristiwanya pun sangat jelas. Mana mungkin polisi bisa merekayasa," tegasnya
Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini mengajak masyarakat agar menyamakan pandangan bahwa terorisme adalah musuh negara dan masyarakat.
BACA JUGA: Mantan Teroris Bongkar Senjata Penyerang Mabes Polri, Bikin Kaget
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News