
GenPI.co - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memeringati pemerintah soal kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan Amerika Serikat.
"Amerika Serikat merupakan mitra dagang penting untuk Indonesia. Pemerintah harus melaksanakan diplomasi perdagangan dengan baik," ujar Sufmi Dasco dikutip dari Antara, Jumat (4/4).
Petinggi Partai Gerindra itu juga mengingatkan pemerintah untuk tetap berhati-hati akibat kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut.
BACA JUGA: Dasco Ungkap 3 Pasal Diubah dalam Draf RUU TNI, Ada soal Jabatan Sipil
"Jangan sampai Indonesia menjadi sasaran 'tempat pembuangan' barang-barang produk negara lain yang tidak bisa dipasarkan di Amerika Serikat," kata Dasco.
Menurut Dasco, hal tersebut perlu diperhatikan karena berpotensi berdampak pada produk industri dalam negeri dan menggagalkan hilirisasi Indonesia.
BACA JUGA: DPR RI Bahas RUU TNI di Hotel, Dasco: Itu Rapat Terbuka
"Pemerintah mesti jaga bersama kepentingan nasional. Bersama antara pemerintah, swasta, eksekutif, legislatif, dan penegak hukum," beber Dasco.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif tentang tarif timbal balik atau tarif resiprokal, Rabu (2/4).
BACA JUGA: Dasco Bantah Sri Mulyani Mundur Seusai Bertemu Presiden Prabowo
Menurut perintah eksekutif tersebut, tarif dasar minimum sebesar 10 persen dan tarif yang lebih tinggi akan diberlakukan terhadap mitra-mitra dagang tertentu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News