
GenPI.co - Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta maaf karena sempat terjadi kerusuhan seusai sidang vonis terhadap dirinya dalam kasus korupsi di Kementan.
“Saya minta maaf kepada teman-teman pers kalau tadi ada (kejadian) seperti itu. Tidak ada niat untuk itu,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (11/7).
Dari pantauan di lapangan, sidang pembacaan putusan terhadap Syahrul Yasin Limpo di Pengadilan Tipikor Jakarta selesai pukul 13.00 WIB.
BACA JUGA: Sidang Vonis Syahrul Yasin Limpo, Penasihat Hukum: Kami Harap Seadil-adilnya
Awalnya situasi di lokasi cukup kondusif. Namun saat Hakim Ketua Rianto Adam Pontoh menutup sidang, penonton hingga pers langsung mendekati SYL.
Para wartawan yang hendak mengabadikan momen keluarga dan simpatisan yang mendekati SYL, sempat berdesakan dengan penonton lain.
BACA JUGA: Tak Akui Bersalah, Syahrul Yasin Limpo Minta Dibebaskan dari Tuntutan
Akibatnya, pagar pembatas area ruang sidang rusak dan patah. Wartawan, simpatisan, dan aparat keamanan pun saling dorong.
Kerusahan itu menyebabkan dua kamera TV media massa dan sejumlah alat peliputan lainnya rusak.
BACA JUGA: Syahrul Yasin Limpo Tak Akui Memeras, Sebut Anak Buah di Kementan Cari Muka
Aparat keamanan kemudian membawa SYL kembali ke ruang sidang karena situasi tidak terkendali. Jaksa KPK Meyer Simanjuntak juga sempat berusaha menenangkan suasana.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News