
GenPI.co - Rektorat merespons soal dugaan adanya bunker narkoba UNM di wilayah Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNM Prof Andi Muhammad Idkhan mengatakan dirinya telah melihat lokasi yang diduga bunker itu.
“Ternyata yang dimaksud bunker itu tidak benar,” katanya dikutip dari Antara, Senin (12/6).
BACA JUGA: Penjelasan Polisi Soal Dugaan Bunker Narkoba UNM Sulawesi Selatan
Idkhan mengungkapkan di lokasi dugaan bunker itu berupa brankas kecil yang ditanam di sebuah ruang yang berada di sekretariat mahasiswa.
Ruang sekretariat mahasiswa tersebut sudah tidak lagi dipakai sejak pandemi Covid-19 dan tidak terurus.
BACA JUGA: Polda Sulsel Temukan Bunker Narkoba di Kampus Makassar, Jaringan ke Lapas
“Setelah kami lihat lokasinya, ada semacam brankas dengan ukuran sekitar 40x40 centimeter,” tuturnya.
Dia mengaku belum mengetahui mengenai isi brankas yang ditanam di bawah ubin dalam ruangan tersebut.
BACA JUGA: Polda Sulawesi Selatan Temukan Bunker Narkoba di Kampus Makassar
Idkhan mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja kepolisian yang membongkar kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News