
GenPI.co - Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menyarankan, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut berkampanye menghapus presidential threshold 20 persen.
Hal tersebut dia ucapkan untuk menyoroti soal pernyataan SBY yang mendengar dan mengetahui ada tanda-tanda Pemilu 2024 berpotensi berjalan tidak jujur dan adil.
"Mas SBY harusnya tidak berhenti disitu saja. Jangan sekadar berpolitik," ujar Rizal Ramli setelah dikonfirmasi GenPI.co, Rabu (21/9/2022).
BACA JUGA: Soal BBM Subsidi, Begini sindiran Pedas Rizal Ramli
Menurutnya, SBY seharusnya mendorong Partai Demokrat agar bisa mengahapus ambang batas pencalonan presiden.
"Partai Demokrat harus tuntut judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapus presidential threshold yang tidak ada di UUD," ungkap dia.
BACA JUGA: Rizal Ramli Bongkar Sepak Terjang Ferdy Sambo, Tito Karnavian Disebut
Dirinya juga khawatir dengan adanya presidential threshold tersebut.
Sebab, hal tersebut justru akan membawa Indonesai ke arah kemunduran demokrasi.
BACA JUGA: Prabowo dan Rizal Ramli Diklaim Pasangan Ideal di Pilpres 2024
"Presidential threshold yang tidak ada di UUD itu jadi basis dari demokrasi kriminal," tegas Rizal Ramli.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News