
"Konsultasi ke ahli ilmu kesehatan masyarakat dan ahli tata bahasa akan menjernihkan kerancuan ini sebelum terlalu jauh," katanya.
Adapun alasan yang digunakan Gubernur Anies Baswedan dan Menteri Budi Gunadi Sadikin untuk penjenamaan Rumah Sehat ini ialah agar masyarakat lebih menyadari perlunya hidup sehat.
Gilbert menyebut pernyataan ini justru kontradiktif dengan realita di lapangan.
BACA JUGA: Menko Luhut Sampaikan Kabar Soal Utang Negara, Semua Harap Tenang
Pasalnya, angka imunisasi di DKI dengan penduduk sekitar 11 juta jiwa masih kalah dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa yang penduduknya mencapai 35 juta jiwa.
"Masalahnya tidak ada satu pun konsep Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam bidang Promosi Kesehatan yang menyebutkan perubahan nama akan merubah pola pikir, seperti mengganti nama seseorang untuk memperbaiki rezekinya," pungkasnya. (*)
BACA JUGA: Soal Tewasnya Brigadir J, IPW Beber Ada Geng Penjahat di Mabes Polri
Kalian wajib tonton video yang satu ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News