
GenPI.co - Politikus Gerindra Arief Poyuono mengungkapkan alasan pemerintah untuk tetap mengeruk batu andesit di Desa Wadas, Bener, Purworejo.
Salah satu alasannya ialah harga kekayaan batu andesit yang ada di Desa Wadas yang mencapai ratusan juta dolar.
"Pantas saja maksa sekali, harga andesit di Purworejo Rp 70.000/m3 pada 2017," ujar Arief kepada GenPI.co, Senin (21/2/2022).
BACA JUGA: Arief Poyuono Buka Suara soal Dana BPJS TK, Begini Katanya
Arief juga membeberkah simulasi jika harga andesit naik.
"Jika ada kenaikan setiap tahun Rp 10 ribu saja jadi Rp 120 ribu/m3 = 8,5 USD, total 140 juta USD," jelasnya.
BACA JUGA: Suara Lantang Arief Poyuono Menggetarkan, Sebut Kangmas Jokowi
Lebih lanjut, Ketua Umum (Ketum) Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu mengaku tidak menyalahkan masyarakat yang mempertahankan kawasan mereka.
"Bendungan Bener itu membutuhkan 16,9 juta meter kubik, ya dikali saja itu," ungkap Arief.
BACA JUGA: Arief Poyuono Setuju Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Perlu Dihukum
Sehingga pada saat ini penolakan proyek Bendungan Bener masih terus dilakukan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News