
GenPI.co - Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli menyoroti langkah pemerintah yang ingin menghapus angka kematian dalam indikator penilaian covid-19.
Dirinya mempertanyakan di mana logika menghapuskan angka kematian tersebut.
“Kok indikator tentang kematian covid (case mortality) akan dihapuskan? Apa ya logikanya?” ujar Rizal Ramli dalam akun Twitter-nya dan GenPI.co telah diizinkan mengutip, Rabu (11/8).
BACA JUGA: Ganjar Pranowo Sudah Masuk Tahap Akhir, Puan Masih Jauh
Dirinya lantas menilai Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ingin mendapat penilaian baik atas penanganan covid-19 di Indonesia lantaran ingin menghapus angka kematian itu.
“Saking ingin menunjukkan prestasi, indikator pun dihilangkan,” ujar Rizal Ramli.
BACA JUGA: Pentolan 212 Sebut PDIP Partai Korup, Seret Puan Maharani
Sebelumnya diketahui bahwa Luhut mengambil keputusan tersebut lantaran ditemukan masalah dalam input data akumulasi dari kasus kematian beberapa pekan sebelumnya.
Menurutnya, terdapat delay (tidak real time) data kematian yang menyebabkan distorsi penilaian levelling daerah.
BACA JUGA: Duet Anies-AHY Ideal, Tapi Sulit Menang
Dia juga mengatakan bahwa pengumuman kematian yang dikelola oleh pemerintah bukan kumulatif kasus di hari yang sama.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News