
GenPI.co - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arman Depari buka suara terkait pemindahan narapidana (napi) kasus narkoba ke Nusakambangan.
Baginya pemindahan napi tidak akan efektif, apabila tanpa pengawasan yang ketat.
"Akan tetapi, kalau dipindahkan ke mana pun masih mampu berkomunikasi mengendalikan orang di luar dia, ya percuma," kata Arman Depari dilansir dari antara, Sabtu (7/8).
BACA JUGA: Pengamat Acungi Jempol Keberanian Gibran, Top
Arman Depari menjelaskan, pemindahan napi narkoba selama ini masih menyisakan persoalan.
Karena, para napi masih mudahnya dalam berkomunikasi hingga dapat mengendalikan bisnis dari balik jeruji penjara.
BACA JUGA: Rezim Jokowi Terlalu Kuat, Mirip Orde Baru
Dia menegaskan, pemindahan napi narkoba ke Nusakambangan jangan sampai hanya membuang anggaran, tapi harus diikuti dengan pengawasan yang maksimal.
"Jika sampai di sana (lapas Nusakambangan) tidak lagi bisa berkomunikasi dan betul-betul stop aktivitasnya, baru pemindahan bisa dikatakan efektif," ujarnya
BACA JUGA: Jokowi Lebih Nyaman dengan Golkar, Dibanding PDIP
Sementara itu, Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, memindahkan narapidana kasus narkoba ke Lapas Nusakambangan, pada Senin (19/7).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News