
GenPI.co - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mendadak ramai diperbincangkan usai mengkritik Presiden Jokowi.
Dalam unggahan di media sosial, akun BEM UI menyebut istilah King of Lipe Service kepada Jokowi.
Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai kritikan tersebut wajar dilontarkan mahasiswa.
BACA JUGA: Jokowi Targetkan Jumlah Vaksinasi 2 Kali Lipat Bulan Agustus
Menurut dia, pergerakan dan pendapat mahasiswa harus didukung dan diapresiasi.
"Ya, enggak apa-apa saya dukung mahasiswa. Sebab, mereka punya pandangan sendiri. Jangan dimatikan," ucap Hendri kepada GenPI.co, Minggu (27/6/2021).
BACA JUGA: Itu Representasi dari Keputusan Jokowi, Kok Moeldoko Menggugat?
Hensat, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa mahasiswa ialah penyambung lidah dari masyarakat kepada pemerintah.
Dengan demikian, Hensat mengaku aspirasi dari mahasiswa jangan langsung dibantah.
BACA JUGA: Peneliti LAWAN Institute Ingatkan Jokowi: Musang Berbulu Domba
Sebab, dia merasa heran lantaran beberapa pihak ada yang tidak setuju dengan adanya kritikan tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News