“Dalam kasus ASN KPK, kita pantas bertanya-tanya, apakah integritas dan kompetensi bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila?” ujar Fadli Zon.
Menurut Fadli, para pegawai KPK yang gugur dalam TWK adalah orang-orang yang dikenal punya rekam jejak baik pada institusi yang sama.
Fadli juga dengan tegas mengatakan bahwa orang yang berpegang teguh pada Pancasila tentu saja tak mungkin anti-integritas dan anti-kompetensi.
BACA JUGA: Begini Analisis Tajam Pengamat LIPI Soal Alih Status Pegawai KPK
“Penjelasan atas peristiwa tadi hanya satu. Pancasila kini telah dijadikan alat politik untuk mengubur sikap kritis demi menjaga kepentingan kekuasaan atau oligarki,” tuturnya. (*)
Jangan lewatkan video populer ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News