.webp)
GenPI.co - Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menyebut tak ada rekayasa dalam penangkapan Munarman. Ada bukti kuat yang disebut telah dikantongi Densus 88 Antiteror.
Apalagi, dalam penggeledahan yang dilakukan Densus 88 Antiteror, ada sejumlah barang bukti yang dinilai membahayakan.
Di antaranya, sejumlah buku, atribut FPI sampai beberapa kaleng berisi serbuk putih dan cairan.
BACA JUGA: 4 Shio Pemimpin, Dunia Bisa Sujud ke Mereka
Belakangan, serbuk putih dan cairan itu, disebut polisi sebagai bahan bom yang mirip saat ditemukan di rumah teroris Condet dan Bekasi beberapa waktu lalu.
Stanislaus pun makin yakin Densus 88 tidak akan sembarangan menangkap Munarman. Bukti yang dikantongi dianggap sudah cukup kuat.
Anggapan penangkapan kuasa hukum Habib Rizieq Shihab itu sebagai sebuah rekayasa jadi dinilai sebuah hal yang sangat prematur.
BACA JUGA: Bisnis 3 Shio Terbang ke Kayangan, Untungnya BIkin Gemetaran
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News