
Kedua, 'menambang' modal dengan memodernisasi pasar modal dan berjangka. Emrus berkeyakinan masih banyaknya persoalan dalam pengelolaan pasar modal di tanah air yang menjadi tantangan berat bagi Meninvest baru untuk diselesaikan.
"Kalau Meninvest baru tidak mempunyai pengalaman mumpuni dalam pasar modal, misalnya, maka akan sangat sulit 'menambang' dana dari publik, baik dari dalam maupun luar negeri,” sambungnya.
Oleh karena itu, Meninvest tidak boleh hanya dilihat dari sudut kesuksesan di bidang usaha, memiliki kekayaan tertentu, dan pencitraan oleh para tim sukses.
Namun yang paling utama adalah memiliki strategi kepemimpinan, manajemen, komunikasi persuasi menyakinkan semua pemangku kepentingan, tidak hanya kepada para investor dan calonnya.
BACA JUGA: Jokowi Siap Ambil Takhta Ketua Umum Megawati, Puan Bersiaplah!
Sebab, masuknya modal ke tanah air ditentukan oleh sejumlah variabel, antara lain kepastian hukum dalam berbagai bidang dan terjaminnya hak-hak setiap individu yang ada di negeri kita.
"Untuk itu, kami nenyarankan kepada Presiden agar hak perogratif menetapkan Meninvest melalui proses lelang jabatan dengan membentuk kepanitiaan independent," pungkasnya.(*)
Tonton Video viral berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News