
Berkunjung ke Gorontalo, memang terkenal dengan pantainya yang jernih dan pasirnya yang begitu lembut. Namun tak lengkap berlibur ke Gorontalo bila tak mencicipi kuliner khasnya salah satunya Binte biluhuta atau sup jagung.
Gorontalo merupakan panghasil jagung yang berkualitas tinggi hingga ke pasar dunia seperti Malaysia, Singapura, hingga Gambia Afrika Barat. Binte biluhuta adalah salah satu makanan favorit masyarakat Gorontalo yang berbahan dasar jagung. Kuliner ini memiliki cita rasa yang khas dengan keragamannya yang manis, kecut, pahit, dan sedikit pedas. Bahan- bahan yang dicampurkan pada makanan ini adalah ikan tuna, cakalang, tengiri, dan juga udang.
Baca juga: Pemandu wisata Harus Mahir Presentasi di Depan Publik
Proses pembuatannya tak cukup sulit yang membuat kuliner ini beda dari yang lain adalah pada sajian bumbunya yang menggunakan cabai supaya pedas, daun pepaya agar pahit, jeruk nipis agar kecut, tak lupa juga dengan bawang dan garam secukupnya. Rasanya yang segar dan gurih ini sangat cocok dinikmati kalah hujan dengan cuaca yang dingin. Terutama yang sedang terkena flu makanan ini cocok sekali karena dapat menghangatkan tubuh.
Menariknnya, pada tahun 2005 lalu Gorontalo pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia atau MURI. Tercatat sepuluh ribu orang makan sup jagung Binte biluhuta, di sepanjang jalan jalan Ahmad Yani hingga jalan Panjaitan Kota Gorontalo.
Untuk kamu yang penasaran ingin mencicipi kuliner ini, di Gorontalo banyak sekali dijual mulai dari warung makan hingga restoran tentunya disediakan karena sudah menjadi makanan khas Gorontalo. Untuk satu porsi kuliner ini dibanrol dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 15.000.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News