
GenPI.co - Zat adiktif jenis formalin dan Rhodamin B ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam makanan dan minuman takjil yang dijajakan di Kota Tulungangung, Jawa Timur.
Apoteker Senior Dinkes Tulungagung, Renta Nantasari, mengatakan pihaknya menguji sampel takjil yang diperjualbelikan masyarakat.
Renta menjelaskan ada 20 sampel makanan yang dibeli secara acak dari 4 pedagang takjil di sekitar Kelurahan Kepatihan, Kota Tulungagung.
BACA JUGA: Ikan Berformalin Ditemukan di Pasar Kulon Progo
Setelah diuji menggunakan metode tes cepat, hasilnya ada 3 sampel di antaranya dinyatakan positif mengandung zat berbahaya.
Renta membeberkan ada 2 kemasan kerupuk mengandung Rhodamin B dan sate bekicot mengandung zat formalin.
BACA JUGA: Rahasia Pernikahan yang Awet Seperti Formalin, Baca Deh!
Menurut dia, kedua jenis zat ini berbahaya bagi tubuh manusia apabila dikonsumsi.
"Sidak takjil ini sebagai perlindungan terhadap konsumen. Tujuannya untuk edukasi masyarakat. Jangan sampai konsumen mengonsumsi makanan yang mengandung zat berbahaya," kata dia, dikutip Rabu (27/3).
BACA JUGA: Cinta Kakek Nenek Ini Bak Pakai Formalin, Awet Banget
Pihaknya melakukan tindakan langsung begitu menemukan zat berbahaya ini pada makanan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News