
"Saat ini juga sudah ada vaksin untuk DBD yang dapat menjadi pilihan untuk perlindungan dari DBD, dan vaksin ini bisa diberikan dari usia anak sampai dewasa. Walau belum menjadi program tetapi ini sudah menjadi imunisasi pilihan yang direkomendasikan," ujar dr. Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Jumat (2/6/2023).
Sementara itu, Ketua UKK Infeksi dan Penyakit Tropis IDAI dr. Anggraini Alam, SpA(K) mengingatkan masyarakat Indonesia tidak boleh menyepelekan gejala demam berdarah yang dapat timbul gejala yang lebih serius.
"Gejala-gejala demam berdarah bisa berupa sakit kepala disertai demam tinggi dan nyeri pada otot, tulang, dan sendi," jelas dia.
BACA JUGA: Awas Demam Berdarah, Ini Resep Herbal Sederhana Agar Trombosit Naik Drastis
Demam berdarah merupakan salah satu kasus penyakit yang dapat dicegah melalui pemberian imunisasi (PD3I).
Vaksinasi demam berdarah saat ini telah mendapat rekomendasi untuk anak dan dewasa oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
BACA JUGA: 3 Khasiat Daun Pepaya, Baik untuk Pasien Demam Berdarah
Saat ini vaksinasi demam berdarah dapat diberikan pada setiap orang dengan rentan umur 6-45 tahun dengan anjuran dari dokter.
"Vaksinasi demam berdarah untuk mencegah infeksi demam berdarah dapat mengurangi risiko seorang anak terkena infeksi demam berdarah yang berat. Infeksi demam berdarah yang berat memiliki dampak bisa terjadinya kebocoran plasma darah atau anak mengalami syok. Kondisi itulah yang dapat menyebabkan kematian pada beberapa kasus demam berdarah," ungkapnya.
BACA JUGA: Khasiat Vaksinasi Dahsyat ke Anak - Demam Berdarah Bisa Dicegah
Oleh karena itu, dengan adanya vaksin yang dapat diberikan tanpa melihat pengalaman demam berdarah sebelumnya, diharapkan akan lebih banyak anak yang dapat terlindungi dari demam berdarah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News