
Pasalnya, obat steroid oral dapat menyebabkan efek samping serius jika digunakan jangka panjang.
Risiko efek sampingnya dapat termasuk kenaikan berat badan, hipertensi, otot-otot melemah, mudah memar, dan lain sebagainya.
2. Inhaler Short-acting Beta 2-agonis
Obat inhaler ini termasuk jenis bronkodilator yang bekerja cepat menghentikan gejala asma ketika serangan kambuh.
BACA JUGA: 5 Obat Flu Ini Ternyata Paling Ampuh, Jangan Salah Pilih
Pilihan pertama obat asma golongan ini, yakni: Albuterol; Pirbuterol; Levalbuterol.
Obat golongan beta agonis short-acting dapat dipakai menggunakan inhaler genggam (portabel) atau nebulizer.
3. Ipratopium
BACA JUGA: 3 Obat Batuk Kering Ini Ternyata Sangat Ampuh, Jangan Salah Pilih
Ipratropium lebih banyak digunakan untuk mengobati emfisema dan bronkitis kronis. Obat ini juga dapat digunakan sebagai terapi bronkodilator kerja cepat.
Fungsinya untuk segera mengendurkan otot-otot saluran napas yang menegang ketika serangan asma kambuh.
BACA JUGA: 3 Obat Batuk Berdahak Ini Ternyata Paling Ampuh, Jangan Salah Pilih
Jadi, Genpiple dapat menggunakan obat ini ketika gejala asma baru mulai muncul. (HelloSehat)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News