
GenPI.co - Kian membara, Pemerintah Junta Militer Myanmar menangkap puluhan jurnalis atas kejadian rusuhnya kudeta militer di negara tersebut.
Dilansir dari laman BBC, sebanyak 40 jurnalis telah ditangkap sejak kudeta militer pada 1 Februari 2021.
BACA JUGA: Myanmar Membara, Paus Fransiskus Sampai-sampai Katakan Ini
Kudeta tersebut juga menyebabkan penahanan para pemimpin sipil terpilih, termasuk Aung San Suu Kyi.
Adapun 16 orang masih ditahan, dan militer telah mencabut izin lima perusahaan media.
Dikutip dari Channel News Asia, jurnalis yang ditangkap di antaranya adalah jurnalis Mizzima News bernama Than Htike Aung serta jurnalis BBC Burma bernama Aung Thura.
"BBC sungguh-sungguh memerhatikan keselamatan staf kami di Myanmar dan kami berusaha sebaik mungkin untuk menemukan Aung Thura. Kami sudah mengontak otoritas setempat untuk mengetahui lokasi dan kondisinya," ujar BBC Burma dalam keterangan persnya.
BACA JUGA: Sangar, Amukan Dokter ke Junta Militer Myanmar Bikin Ambyar
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News