
GenPI.co - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi telah menolak laporan oleh badan intelijen AS yang dirilis pada hari Jumat yang memberikan pertanggungjawaban kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) atas pembunuhan Jamal Khashoggi.
"Kerajaan Arab Saudi sepenuhnya menolak penilaian negatif, salah, dan tidak dapat diterima dalam laporan yang berkaitan dengan kepemimpinan Kerajaan dan mencatat bahwa laporan tersebut berisi informasi dan kesimpulan yang tidak akurat," kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam keterangannya, seperti dilansir dari Saudi Press Agency, Minggu (28/2/2021).
BACA JUGA: Sabda PBB ke Israel Bawa Hawa Panas Menggelora, Dunia Pecah
Sebelumnya, laporan komunitas intelijen AS, yang diproduksi oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional AS, menegaskan bahwa agen mata-mata AS telah menyimpulkan MBS "menyetujui operasi" untuk menangkap atau membunuh jurnalis Saudi di Istanbul, Turki.
Khashoggi dibunuh dan dipotong-potong oleh regu pembunuh Arab Saudi di dalam konsulat Saudi di Istanbul. Tubuhnya tidak pernah ditemukan.
"Ini adalah kejahatan yang menjijikkan dan pelanggaran mencolok terhadap hukum dan nilai Kerajaan," demikian pernyataan kementerian itu.
Menurut mereka, kejahatan ini dilakukan oleh sekelompok individu yang telah melanggar semua peraturan dan otoritas terkait dari lembaga tempat mereka bekerja.
"Orang-orang yang bersangkutan dihukum dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan di kerajaan dan hukuman ini disambut baik oleh keluarga Jamal Khashoggi," tambah kementerian itu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News