
GenPI.co - Presiden AS Joe Biden mengumumkan bencana besar di Texas yang dilanda badai ekstrem, dan bahwa dia akan melakukan perjalanan ke negara bagian tersebut selama dia tidak menjadi beban bagi pemerintah setempat.
"Seperti yang saya katakan saat mencalonkan diri, saya akan menjadi presiden untuk semua orang Amerika," kata Biden dalam keterangannya, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (20/2/2021).
BACA JUGA: Brutal, Polisi di Gabon Ngamuk, Pedemo Tewas Ditembak
Nantinya Biden juga akan berbicara dengan pejabat administrator di Federal Emergency Management Agency (FEMA).
Gedung Putih juga telah berhubungan dengan walikota dan pejabat daerah di Texas untuk memastikan mereka terhubung ke FEMA dan memiliki akses ke sumber daya dalam pemerintah federal.
Sebagai informasi, Texas telah berjuang dengan pemadaman listrik sejak badai melanda awal pekan ini. Jutaan orang tanpa listrik dan panas hampir sepanjang minggu. Sekitar dua lusin orang dilaporkan tewas, meski jumlahnya diperkirakan akan meningkat.
Semua pembangkit listrik di negara bagian itu kembali online, tetapi 166.229 tetap tanpa listrik pada 14:50 CST (20:50 GMT) pada hari Jumat, menurut Poweroutage.us, yang melacak utilitas di AS.
Sementara, Dewan Keandalan Listrik Texas (ERCOT), yang mengawasi 90 persen listrik Texas di pasar energi deregulasi, menerangkan pihaknya mengakhiri kondisi darurat hari ini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News