
Mengenai hal ini, banyak orang mulai berpikir dan prihatin akan kesinambungan keuangan pemerintah yang sebenarnya, terutama rencana pemerintah yang menganggarkan dana senilai $ 1,4 miliar untuk tahun 2021.
BACA JUGA: 7 Jus Ajaib Ini Bisa Bikin Gula Darah Rontok
Xanana Gusmao sangat yakin bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan disahkan dengan suara mayoritas di Parlemen Nasional, walaupun tidak dialokasikan secara efisien dan memiliki prosedur yang bermasalah.
"Anggaran bisa saja disetujui, tapi prosedurnya bermasalah, maka Angela Freitas diminta untuk tidak menurunkan People Power untuk melengserkan Presiden Republik, biarkan saja dia turun," jelas Xanana Gusmao di Dili akhir pekan lalu.
BACA JUGA: KAMI Tegas! Jokowi Bisa Melanggar Undang-Undang Dasar
"Hanya untuk membayar hotel yang digunakan untuk karantina, membayar katering juga tidak tahu bagaimana uang mengalir, tapi menutup mata untuk proyek darurat. Artinya selama 10 tahun mereka terus memimpin, lebih baik kami kabur ke suatu tempat, jika mereka memimpin 10 tahun lebih, jangan sebut kota," jelasnya.
Diketahui bahwa sudah hampir dua tahun pemerintahan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Taur Matan Ruak sampai saat ini tidak memiliki anggaran negara.
Sementara itu, Perdana Menteri Taur Matan Ruak melalui sambutannya pada acara pembukaan seminar mengingatkan bahwa 2020 adalah tahun yang penuh tantangan, karena dulu APBN tidak lolos di Parlemen Nasional.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News