Kacaunya Penanganan COVID-19 di Brazil, Menkes Ganti 2 Kali

Kacaunya Penanganan COVID-19 di Brazil, Menkes Ganti 2 Kali - GenPI.co
Masker dikenakan pada patung pasir Christ the Redeemer di pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brazil, Sabtu (9/5/2020). (Foto: Antara/Reuters/Ricardo Moraes/foc)

GenPI.co - Penanganan pandemi COVID-19 di Brazil betul-betul kacau. Hal itu ditandai oleh pengunduran menteri kesehatan Nelson Teich. Padahal dirinya belum lama menggantikan menkes Luiz Henrique Mandetta yang dipecat Presiden Jair Bolsonaro pada 16 April lalu.

Teich sendiri mengundurkan diri setelah Bolsonaro menuntut penggunaan yang lebih luas dari obat anti-malaria hydroxychloroquine. Padahal, obat itu dikabarkan  yang tidak terbukti mampu melawan wabah COVID-19 dan dikhawatirkan menyebabkan masalah jantung.

BACA JUGA: Brazil Kolaps Karena Corona, Sehari Tembus 11 Ribu Kasus
 
Pengunduran Teich  membuat keadaan semakin bergejolak. Warga Brazil melempar pot dari jendela rumah mereka dan para pakar kesehatan bereaksi dengan marah. 

Sementara kasus  konfirmasi Brazil naik melewati Jerman dan Prancis minggu ini, tumbuh dengan kecepatan harian persis di hampir menyamai Amerika Serikat.

"Seperti seorang komandan dalam pertempuran: Dia (Bolsonaro) harus memutuskan. Apakah orang akan mati? Sayangnya, orang-orang akan mati, ”kata Teich dalam sebuah pernyataan pada Jumat (15/5).

Semantara Kepala staf Bolsonaro, Walter Braga Netto, mengatakan kepada wartawan bahwa Teich telah pergi karena "alasan pribadi". Keputusan itu muncul  setelah pertemuannya dengan  Bolsonaro pada hari Jumat.

Menurut menurut sebuah sumber, seorang jenderal angkatan darat aktif bernama Eduardo Pazuello telah ditunjuk untuk menjadi menkes sementara.

Pendahulu Teich, Luiz Henrique Mandetta, dipecat karena menolak tuntutan Bolsonaro untuk mempromosikan hydroxychloroquine. Ia juga dikabarkan melawan perintah isolasi pemerintah negara bagian.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya