
Hal itu dilakukan untuk untuk mengakhiri kekerasan serta mendorong penyelenggaraan pemilihan yang bebas dan transparan.
BACA JUGA: Mantan Presiden Bolivia Morales Minta Bantuan ke Paus Fransiskus
Bolivia sendiri mulai dirongrong kekerasan usai pemungutan suara pada 20 Oktober silam. Halis pemungutan suara itu diklaim penuh kecurangan sebagai upaya memuluskan Evo Morales untuk memimpin Bolivia keempat kalinya.
Akibat geombang demonstrasi, Evo Morales meletakkan jabatannya pada Minggu (10/11). Selamg sehari, ia bertolak ke Meksiko setelah negara itu menawarkan suaka politik kepada dirinya. (ANT)
Video heboh hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News