
GenPI.co - Pasukan Israel melancarkan serangan baru pada hari Jumat ke Kota Khan Younis di Gaza selatan, menargetkan para pejuang Hamas yang menurut militer masih beroperasi di sana meskipun telah terjadi serangan berulang kali.
Dilansir AP News, sementara para mediator Amerika, Qatar dan Mesir memperbarui desakan mereka agar Israel dan Hamas mencapai kesepakatan gencatan senjata.
Perintah evakuasi Israel memicu eksodus warga Palestina lainnya dari distrik timur Khan Younis yang hancur parah, tempat banyak dari mereka baru kembali kurang dari dua minggu lalu, setelah serangan terakhir militer Israel ke kota itu pada bulan Juli.
BACA JUGA: Militer Israel Kembali Perintahkan Evakuasi Massal di Gaza Selatan
Gelombang serangan udara Israel di kota selatan itu pada hari Jumat menewaskan sedikitnya 21 warga Palestina, kata petugas medis di Rumah Sakit Nasser di kota itu.
Pengeboman Israel juga terus menghantam Gaza tengah pada hari Jumat, dengan jenazah delapan warga Palestina, semuanya perempuan dan anak-anak, tiba di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa dari rentetan serangan udara yang menghantam kota Deir al-Balah dan kamp pengungsi Nuseirat.
BACA JUGA: PM Israel Bersumpah Meraih Kemenangan Total di Gaza dan Kecam Demonstran AS
Dengan meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, serangan pesawat tak berawak Israel pada hari Jumat menabrak sebuah SUV di Kota Sidon, Lebanon, menewaskan seorang pejabat Hamas yang diidentifikasi sebagai Samer al-Haj di jalan utama menuju kota pelabuhan selatan, media pemerintah Lebanon melaporkan.
Ledakan itu membakar habis mobil al-Haj di luar kamp pengungsi Palestina yang luas di Ein al-Hilweh, tempat media Lebanon melaporkan bahwa ia mengawasi masalah keamanan.
BACA JUGA: Pernyataan Menteri Keuangan Israel Soal Kelaparan di Gaza Mendapatkan Kecaman
Israel mengonfirmasi bahwa mereka menargetkan al-Haj, menggambarkannya sebagai komandan senior Hamas dan menuduhnya merekrut militan untuk menyerang Israel serta mengarahkan peluncuran roket.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News