
GenPI.co - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia hendak membuat kesepakatan dengan perusahaan Minyak AS untuk mengambil minyak Suriah.
"Kita harus mampu mengambil sedikit," ujar Trump sebagaimana dilansir dari CNBC, Selasa (29/10).
BACA JUGA: Ternyata Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi Sosok Pemalu
Trump mengirimkan pasukan tempur elit AS dari Irak ke Suriah untuk menduduki ladang minyak di daerah Deir az-Zour.
Trump berbalasan menduduki ladang minyak itu agar tak jatuh ke tangan ISIS. Beberapa waktu setelah aksi itu, AS mengumumkan bahwa mereka berhasil menghabisi nyawa Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.
“Saya mungkin akan membuat sebuah kesepakatan dengan ExxonMobil atau dengan salah satu perusahaan hebat kita agar pergi ke sana dan melakukannya dengan benar dan menyebarkan kemakmuran," ujar Trump seperti dilansir dari CNBC.
BACA JUGA: Jubir ISIS Tewas Dalam Serangan Gabungan AS dan Milisi Kurdi
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyatakan hal yang sama dengan Trump. Ia menegaskan AS mengirimkan pasukan mereka untuk melindungi minyak Suriah dari ISIS. Terhadap aksi itu, Rusia meradang dan menyebutnya sebagai aksi bandit.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News