Oposisi Slovenia Menuntut Referendum Pengakuan Negara Palestina

Oposisi Slovenia Menuntut Referendum Pengakuan Negara Palestina - GenPI.co
Partai oposisi utama di Slovenia pada Senin mengajukan mosi menuntut referendum mengenai keputusan pemerintah untuk mengakui negara Palestina. Foto: Reuters/Mohammed Salem

GenPI.co - Partai oposisi utama di Slovenia pada Senin mengajukan mosi menuntut referendum mengenai keputusan pemerintah untuk mengakui negara Palestina, yang dapat menunda pemungutan suara pengakuan formal di parlemen.

Dilansir AP News, Pemerintah Slovenia pekan lalu mendukung mosi untuk mengakui negara Palestina dan mengirimkan proposal tersebut ke parlemen untuk persetujuan akhir.

Hal ini dijadwalkan pada hari Selasa tetapi parlemen sekarang dapat menundanya hingga 30 hari.

BACA JUGA:  Dukung Pengakuan Negara Palestina, Slovenia Tunggu Persetujuan Parlemen

Langkah Slovenia terjadi hanya beberapa hari setelah Spanyol, Norwegia dan Irlandia mengakui negara Palestina, yang dikutuk oleh Israel.

Partai Demokrat Slovenia yang beraliran kanan menuntut diadakannya referendum konsultatif mengenai upaya pengakuan tersebut.

BACA JUGA:  Spanyol dan Irlandia Mengakui Negara Palestina, Hubungan Uni Eropa-Israel Memburuk

Alasannya bahwa warga negara harus mempunyai pendapat mengenai masalah penting yang dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi Slovenia.

Pemimpin partai SDS Janez Jansa mengatakan langkah pemerintah liberal “memberikan dukungan kepada organisasi teroris Hamas.”

BACA JUGA:  Petugas Medis Palestina Sebut Serangan Udara Israel Menewaskan 35 Orang di Rafah

Koalisi Perdana Menteri Robert Golob yang berkuasa memegang mayoritas di majelis Slovenia yang beranggotakan 90 orang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya