Catatan Dahlan Iskan: Nilai 95

Catatan Dahlan Iskan: Nilai 95 - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Disway

GenPI.co - DARI 0 menjadi 80. Itulah hasil prestasi Lee Kuan Yew di Singapura. Anaknya, membawa nilai 80 itu ke 95. 

Betapa sulit tugas si 4G Lawrence Wong. Pengganti Lee Hsien Loong itu nanti hanya perlu menaikkan nilai Singapura tiga poin saja: menjadi 98. 

Tiga poin. Mungkin lebih sulit dari 15 poin yang dihasilkan Lee Hsien Loong.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Nilai 70

Meski Lee Hsien Loong begitu berhasilnya tetap saja ia memikul'''dosa;' turunan: dianggap bisa jadi perdana menteri hanya karena anak pendiri Singapura, Lee Kuan Yew.

Untuk ''dosa'' itu Lee Hsien Loong pernah berujar: "Ada yang meragukan kemampuan saya  jadi perdana menteri. Saya dianggap bukan orang yang paling cocok. Hanya karena ayah saya saja.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Nilai Nol

Istri saya pun jadi pemimpin di grup Temasek dianggap bukan orang yang paling cocok melainkan karena dia istri saya. Kalau benar begitu maka seluruh kredibilitas dan kewibawaan moral saya hancur karena saya tidak layak untuk posisi ini."

Padahal ia sudah hebat sejak anak-anak. Lee Hsien Loong sudah belajar membaca Jawi di umur 5 tahun. 

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Perang Bukan

Anda sudah tahu: Jawi adalah bahasa Melayu yang ditulis pakai huruf Arab. Hurufnya Arab tapi bunyinya Melayu. Karena itu penguasaan bahasa Melayunya sangat baik. Lihatlah pidatonya dalam bahasa itu. Mengesankan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya
Relawan Lain - JPNN.com

Relawan Lain

SAAT Anda menerima THR hari ini saya dapat kiriman copy artikel saya sendiri di Disway. Yang mengirim: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.