
GenPI.co - Pihak China tampaknya mulai panik dengan kabar kehadiran Jepang pada Konferensi Tingkat Tinggi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (KTT NATO).
Kepanikan itu terlihat dari pernyataan yang dilontarkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, Jumat (26/5).
Mao Ning secara tegas memberikan peringatan kepada negara-negara yang hadir dalam KTT NATO terkait kehadiran Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida.
BACA JUGA: Susul Jejak Jeka Saragih ke UFC, 4 Petarung Indonesia Siap Menggila di China
Dalam pernyataannya, Mao Ning meminta untuk Jepang tidak boleh melakukan apa pun yang dapat merusak rasa saling percaya antara negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.
Pasalnya, Mao Ning menilai serangan ke Asia-Pasifik dapat merusak perdamaian dan stabilitas regional, dan negara-negara di kawasan tersebut harus waspada.
BACA JUGA: Mulai Terang-terangan, Rusia Gandeng China Ingin Hentikan Dominasi Barat
Tak hanya itu saja, Mao Ning juga mengingatkan Jepang untuk menarik pelajaran dari sejarah dan berkomitmen untuk pembangunan perdamaian.
Menurut laporan dari oananews.org, pernyataan Mao itu merujuk pada agresi militer Jepang di masa lalu.
BACA JUGA: 7 Jenazah dari Kapal China yang Tenggelam Ditemukan, Ada WNI?
Di sisi lain, pengaturan tengah dipersiapkan untuk mengantisipasi kehadiran Fumio Kishida dalam KTT NATO di Lithuania pada Juli 2023 mendatang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News