
GenPI.co - Sebuah perusahaan furnitur yang berbasis di Mississippi, AS, memecat hampir 2.700 karyawan tepat sebelum tengah malam pada 21 November.
Melansir The Guardian Senin (28/11), perusahaan itu memberi tahu karyawan tentang pemecatan mereka melalui teks dan email.
Para karyawan tersebut kemudian diminta untuk tidak masuk kerja keesokan harinya.
BACA JUGA: Cara Menguatkan Suami yang Kehilangan Pekerjaan
Perusahaan itu adalah United Furniture Industries dikenal karena membuat sofa dan kursi malas yang ramah anggaran untuk Simmons Upholstery.
Pemecatan massal ribuan karyawan itu dilakukan hanya dua hari sebelum Thanksgiving.
BACA JUGA: Vladimir Putin Bertemu Ibu Para Tentara Rusia
Berikut bunyi pesan pendek pemecatan karyawan tersebut, sebagaimana dilansir dari The New York Post:
"Atas instruksi dewan direksi ... dengan menyesal kami memberi tahu Anda bahwa karena keadaan bisnis yang tidak terduga, perusahaan terpaksa membuat keputusan yang sulit untuk menghentikan pekerjaan semua karyawannya, efektif segera, pada 21 November."
BACA JUGA: Tantang NASA, China akan Bangun Pangkalan Bertenaga Nuklir di Bulan
Pesan itu menambahkan bahwa PHK diterapkan secara permanen sehingga semua tunjangan terhadap karyawan dihentikan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News