
GenPI.co - Militer Korea Utara mengatakan tanggapannya terhadap latihan perang AS-Korsel akan tegas dan luar biasa, media pemerintah melaporkan Senin (7/11).
Peringatan itu muncul setelah serentetan uji coba senjata Korea Utara pekan lalu, termasuk rudal balistik antarbenua.
Uji coba itu dilakukan bersamaan saat Amerika Serikat dan Korea Selatan melakukan latihan angkatan udara terbesar mereka.
BACA JUGA: Pesawat Pengebom Strategis AS Unjuk Kekuatan, Korea Utara Waswas
Amerika Serikat dan Korea Selatan telah memperingatkan bahwa peluncuran rudal semacam itu dapat berujung pada uji coba nuklir oleh Korea Utara
Mengutip kantor berita KCNA militer Korea Utar mengatakan pihaknya menggambarkan Vigilant Storm, latihan AS-Korea Selatan, sebagai "provokasi terbuka".
BACA JUGA: AS Tuduh Korea Utara Diam-diam Pasok Senjata Perang ke Rusia
“Vigilant Storm ditujukan untuk secara sengaja meningkatkan ketegangan di kawasan itu dan latihan perang berbahaya dengan sifat agresif yang sangat tinggi yang secara langsung menargetkan Korea Utara,” kata militer negara itu.
Ditambahkan, Korea Utara akan menanggapi semua latihan perang anti-DPRK dengan langkah-langkah berkelanjutan, tegas, dan luar biasa.
BACA JUGA: Korea Utara Mendadak Ngamuk, Teror 23 Rudal Bikin Seoul Siaga Penuh
Amerika Serikat telah menolak kritik terhadap latihan itu sebagai propaganda Korea Utara, dengan mengatakan itu tidak menimbulkan ancaman bagi negara lain.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News