
Pemerintah koalisi Swedia diumumkan pada hari Jumat (14/10) setelah Kristersson menandatangani kesepakatan dengan mitranya Demokrat Swedia.
Partai asionalis dan anti-imigrasi itu berjanji untuk mendukung pemerintah dengan imbalan komitmen kebijakan, terutama pada imigrasi dan kejahatan.
Saat mempresentasikan kabinet, Kristersson juga mengumumkan pembentukan jabatan menteri baru untuk "pertahanan sipil" karena negara itu menghadapi ketegangan dengan Rusia.
BACA JUGA: Para Pejabat Uni Eropa Bergerak, Iran Dihajar dengan Sanksi Akibat Protes Antihijab
Demokrat Swedia adalah pemenang besar dalam pemilihan, dan muncul sebagai partai terbesar kedua.
Di urutan pertama adalah Partai Sosial Demokrat, yang telah mendominasi politik Swedia sejak 1930-an.
BACA JUGA: Kenaikan harga Mulai Mencekik, Ribuan Orang Penuhi Jalan-jalan di Paris
Pengaruh signifikan Demokrat Swedia atas kesepakatan empat partai telah memicu ketegangan di kalangan Liberal, yang dukungannya juga penting untuk kelangsungan hidup Kristersson.(*)
Simak video menarik berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News