
GenPI.co - Invasi Rusia mencapai titik balik mengejutkan pada Sabtu (10/9) dengan mundurnya pasukan Vladimir Putin dari Izium, benteng utamanya di timur laut Ukraina.
Itu dalah keruntuhan tiba-tiba salah satu garis depan utama perang setelah pasukan Ukraina membuat kemajuan pesat.
Jatuhnya Izium dengan cepat di provinsi Kharkiv merupakan kekalahan terburuk Moskow sejak pasukannya dipaksa mundur dari ibukota Kyiv pada Maret.
BACA JUGA: Ismail Haniyeh Bertemu Menlu Sergey Lavrov, Hamas dan Rusia makin Mesra
Momen itu menjadi titik balik yang menentukan dalam perang 6 bulan, dengan ribuan tentara Rusia meninggalkan persediaan amunisi dan peralatan saat mereka melarikan diri.
Pasukan Rusia menggunakan Izium sebagai basis logistik untuk salah satu kampanye utama mereka untuk serangan dari Donbas.
BACA JUGA: Persenjataan Rusia Makin Menipis, Lalu Membeli Amunisi dari Korea Utara
Kantor berita TASS yang mengutip kementerian pertahanan Rusia yang mengatakan telah memerintahkan pasukan untuk meninggalkan daerah itu dan memperkuat operasi di tempat lain di negara tetangga Donetsk.
Kepala administrasi Rusia di Kharkiv mengatakan kepada penduduk untuk mengevakuasi provinsi dan melarikan diri ke Rusia untuk "menyelamatkan nyawa," lapor TASS.
BACA JUGA: Korea Utara Keluarkan Undang-undang Baru, Isinya Serangan Nuklir
Saksi mata menggambarkan kemacetan lalu lintas mobil dengan orang-orang yang meninggalkan wilayah yang dikuasai Rusia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News