
GenPI.co - Pemerintah Iran menangkap 12 penganut kepercayaan Baha'i karena dicurigai menjadi mata-mata Israel.
Kantor berita Iran IRNA pada Sabtu (3/9) melaporkan bahwa ke-12 orang itu ditangkap di provinsi Mazandaran utara Iran
Menurut laporan itu, dua kepala organisasi dilatih di World House of Justice, yang terletak di Baha'i Center di Haifa.
BACA JUGA: Ancaman Serangan Israel Makin Nyata, Iran Bangun Sistem Pertahanan Sipil
Merrka mendirikan sel mata-mata dengan anggota organisasi lainnya di seluruh distrik utara.
Kementerian Intelijen dan Keamanan Nasional Iran mengatakan bahwa anggota organisasi berkomunikasi secara rahasia, berdasarkan pesan yang dikirim dari Haifa dan rezim Zionis.
BACA JUGA: Laut Merah Memanas, Iran Tangkap 2 Kapal Militer Amerika! Bisa Picu Perang
Dikatakan, pesan-pesan ini digunakan oleh anggota organisasi di negara tersebut.
“Setiap aktivitas jaringan spionase yang terkait dengan rezim Zionis untuk aktivitas anti-revolusioner dipantau secara ketat oleh intelijen,” ungkap Direktur Intelijen Umum untuk Provinsi Mazandaran.
BACA JUGA: Petinggi Mossad Kunjungi Washington, Iran Bakal dapat Kejutan Menyakitkan!
Pejabat itu menambahkan bahwa mereka yang agen rezin Zionis akan ditangani dengan tegas.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News