
GenPI.co - Iran telah melengkapi 51 kotanya dengan sistem pertahanan sipil untuk menggagalkan kemungkinan serangan Israel.
Hal itu dikatakan seorang wakil menteri pertahanan Jenderal Mehdi Farahi, Sabtu (3/9), di tengah meningkatnya ketegangan Iran dengan negara Yahudi itu dan Amerika Serikat.
“Peralatan pertahanan sipil memungkinkan angkatan bersenjata Iran untuk mengidentifikasi dan memantau ancaman dengan menggunakan perangkat lunak sepanjang waktu sesuai dengan jenis ancaman dan risiko," katanya seperti dikutip oleh media Iran.
BACA JUGA: Laut Merah Memanas, Iran Tangkap 2 Kapal Militer Amerika! Bisa Picu Perang
Dia menambahkan, saat ini bentuk pertempuran menjadi lebih rumit. Perang hibrida termasuk serangan siber, biologis, dan radioaktif, telah menggantikan perang klasik.
Ketegangan Iran dengan Israel dan Iran meningkat di tengah negosiasi kesepakatan nuklir.
BACA JUGA: Persiapan Menghajar Iran, Angkatan Udara Israel Beli 4 Pesawat Tanker dari Boeing
Iran menuduh kedua negara itu melakukan serangan siber dalam beberapa tahun terakhir yang telah merusak infrastrukturnya.
Iran juga menuduh Israel, yang tidak membenarkan atau menyangkal bertanggung jawab, menyabotase fasilitas nuklirnya.
BACA JUGA: Jet Tempur Israel Sungguh Ganas, Bandara Internasional di Suriah Dibombardir
Ketegangan antara AS dan Iran juga telah lama melanda kawasan itu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News