
Lukoil adalah salah satu dari sedikit perusahaan besar Rusia yang menyerukan diakhirinya pertempuran di Ukraina setelah Moskow mengirim pasukannya ke negara pro-Barat pada Februari 2022.
Dalam sebuah pernyataan pada bulan Maret, dewan perusahaan telah menyerukan diakhirinya "segera" pertempuran, menyatakan simpatinya kepada mereka yang terkena dampak "tragedi".
Juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov, mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa kematian Maganov bukan masalah bagi Kremlin.
BACA JUGA: Donald Trump Membual Pegang Rahasia Presiden Prancis, Termasuk Petualangan Ranjang
Maganov lahir pada tahun 1954. Dia telah bekerja di Lukoil sejak 1993 dan diangkat sebagai ketua perusahaan pada tahun 2020.
Selain Maganov, ada juga oligarki Rusia lainnya yang tewas dalam keadaan yang tidak biasa.
BACA JUGA: Ancaman Bahaya Nyata, Warga Dilarang Mengisi Daya Mobil Listrik
Mereka adalag mantan manajer Novatek Sergei Protosenya, mantan wakil presiden Gazprombank Vladislav Avayev dan mantan taipan Lukoil Alexander Subbotin.(*)
Simak video menarik berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News